BERITA

Home > Berita

Pelatihan Pendamping Kota Cerdas

427

Pelaksanaan kegiatan Kota Cerdas membutuhkan dukungan Sumber Daya Manusia yang memahami pentingnya Kota Cerdas bagi semua pemangku kepentingan. Pelatihan ini akan membentuk seorang pendamping kota cerdas sebagai penghubung antara warga dan pemerintah daerah untuk membuat inovasi cerdas baik menggunakan teknologi digital maupun tanpa teknologi digital.

Setelah mengikuti pelatihan, pendamping kota cerdas akan mengikuti ujian kompetensi dan bagi yang lulus akan mendapatkan sertifikat kompetensi Business Requirement Analysis. Setiap peserta mempersiapkan materi sesuai dengan permasalahan dan kondisi daerah nya untuk disampaikan di depan asesor kompetensi untuk menguji apakah peserta telah memenuhi semua persyaratan (requirement) untuk inovasi yang diusulkan.

Pendamping kota cerdas terdiri dari dua tingkatan yaitu tingkat dasar dan tingkat lanjut.
Pada tingkat dasar, memiliki objektif yang ingin dicapai yaitu sebagai penghubung kepada warga agar proaktif membuat inovasi cerdas sehingga menjadi warga cerdas. Seorang pendamping tentunya harus dapat memahami permasalahan yang dihadapi oleh warga. Bersama dengan warga membuat inovasi cerdas dan menyampaikan kepada tim pelaksanana kota cerdas sebagai inovasi cerdas yang perlu dipertimbangkan dan mendapat dukungan dari pemerintah daerah atau pusat.

Pada tingkat lanjut, objektif yang dicapai adalah transformasi digital, seorang pendamping kota cerdas memiliki kemampuan untuk membuat digital proses bisnis dan menerapkan layanan perkotaan dengan inovasi teknologi digital. Solusi yang disampaikan mempertimbangkan integrasi sistem (integrasi data dan integrasi aplikasi) dengan dukungan keamanan siber.

Pada pendamping kota cerdas tingkat dasar memilliki tujuan yang terdiri dari dua komponen, pertama tentang pengetahuan mengenai pemahaman kota cerdas dan komponen pendukungnya serta inovasi cerdas yang melibatkan warga, dan pendamping kota cerdas mengetahui pemangku kepentingan yang terlibat berdasarkan kebutuhan dan berkomunikasi dengan mereka.

Kedua tentang keterampilan seorang pendamping setelah memahami permasalahan warga juga dapat menggali kebutuhan warga terhadap permasalahan tersebut. Untuk dapat mewujudkan inovasi cerdas maka pendamping kota cerdas memiliki keterampilan berkomunikasi yang baik dengan semua pemangku kepentingan agar inovasi cerdas dapat diwujudkan.

Kompetensi yang dibutuhkan pada tingat dasar, terdiri dari pemahaman kota cerdas dan komponen yang terkait, mengetahui dan analisis permasalahan yang ada di daerah peserta, kemudian memahami dan identifikasi pemangku kepentingan yang terlibat dalam permasalahan dan inovasi, pendamping kota cerdas juga diharapkan memahami kondisi daerah masing-masing seperti isu strategis dan rencana pembangunan daerah.

Saat menyusun inovasi kota cerdas, pendamping kota cerdas memahami dan dapat menyusun proses bisnis dan data, berkomunikasi dengan pemangku kepentingan diperlukan agar data dan informasi terkait dapat diperoleh dengan baik dan akurat sesuai dengan pengaruh dan minat pemangku kepentingan tersebut. Dan terkahir tentunya diperlukan kompetensi untuk membuat dokumentasi terhadap masalah, persyaratan dan solusi yang diusulkan.

Untuk pendamping kota cerdas tingkat lanjut, memiliki objektif transformasi digital dimana memiliki tujuan untuk memahami dan implementasi transformasi digital kota cerdas, solusi teknologi digital dalam bentuk aplikasi diharapkan memiliki integrasi data dan aplikias serta memiliki pengetahuan solusi TIK dan keamaman informasi atau siber kota cerdas.

Sedangkan outcome yang diharapkan adalah kota atau kabupaten bahkan tingkat provinsi dapat implementasi transformasi digital dibanyak sektor, mampu merancang integrasi sistem dan inovasi cerdas menggunakan teknologi digital.

Kompetensi yang diperlukan pada tingkat lanjut ini terdiri dari pembatan digital proses bisnis layanan perkotaan yang terintegrasi dilanjutkan analisis satu data digital untuk Kawasan perkotaan sehingga terwujudnya warga digital Kawasan perkotaan. Teknologi digital untuk tingkat lanjut diperlukan untuk mendukung layanan perkotaan sehingga integrasi data dan aplikasi sangat diperlukan, oleh karena itu diperlukan kompetensi tentang pengelolaan data termasuk penilainnya dan tentunya jaminan keamanan  siber agar layanan perkotaan dapat berkelanjutan serta penerapan TIK kota cerdas